WWF-Indonesia


TENTANG SOSHARKS

Laporan statistik FAO tahun 2019, Indonesia memiliki produksi hiu tertinggi di dunia dengan menyumbang sekitar 13% dari rata-rata tangkapan pertahun pada 2007-2017.

 

Berdasarkan data hasil tangkapan hiu di perairan Indonesia sejak tahun 1975 hingga 2011, terdapat adanya tren kenaikan jumlah tangkapan hiu di Indonesia cukup signifikan di dalam beberapa dekade terakhir. Jumlah tangkapan hiu di Indonesia mencapai puncaknya pada tahun 2000, untuk kemudian lambat laut menunjukkan kecenderungan adanya penurunan walaupun ada fluktuasi pada tahun yang berurutan.

 

Padahal, saat ini sedikitnya 18.200 properti jaringan hotel di dunia tidak lagi menyajikan hidangan berbahan dasar hiu dan mengumumkan larangan penyajian hiu sejak tahun 2012. WWF-Indonesia dalam hal ini terus berupaya untuk menjaga kelestarian hiu di alam. Tentunya hal tersebut tidak dapat dikerjakan sendiri, adanya dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan. Oleh karena itu, WWF-Indonesia bermaksud mengajak pelaku usaha dan masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam mendukung upaya-upaya pelestarian hiu. Selengkapnya tentang #SOSharks

 

Berkaitan dengan hal tersebut, WWF-Indonesia mengajak restoran, perhotelan, hingga jasa pengiriman di Indonesia untuk mengambil peran dan berkomitmen untuk tidak memanfaatkan dan memperdagangkan produk hiu didalam bisnisnya. Kami mengajak pihak perusahaan bersama-sama menyatakan sikap untuk menolak bisnis hiu dan produk turunnnya sebagai Mitra Kampanye #SOSharks.

 

                          

                                                             



Mohon Tunggu....