WWF-Indonesia


Keajaiban Laut Derawan: Rumah bagi Penyu, Hiu, Pari, hingga Mamalia Laut

23 Juni 2025

Oleh Siti Yasmina Enita – Marine Communication Specialist


Melacak Jejak Spesies Laut Kunci di Perairan Derawan

Derawan, gugusan pulau di Kalimantan Timur, dikenal luas sebagai destinasi wisata bahari unggulan. Namun, lebihdariitu, wilayah ini juga menyimpan kekayaan keanekaragaman hayati yang luar biasa sebagai rumah bagi berbagai spesies laut kunci yang kini terancam punah. Dalam upaya melindungi mereka, tim gabungan dari WWF-Indonesia, BPSPL Pontianak, UPTD Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya, serta BKSDA Kalimantan Timur menggelar ekspedisi ilmiah lintas sektoral untuk mengidentifikasi habitat kritis di perairan Derawan. 

 

Dari Udara Hingga Bawah Laut: Survei Berbasis Teknologi

 

Dengan memanfaatkan teknologi drone, tim berhasil memantau kawasan laut secara luas dan efisien, termasuk area yang sulit dijangkau oleh kapal atau penyelam. Data dari udara memberi gambaran tentang jumlah, perilaku, dan distribusi spasial spesies laut seperti penyu dan mamalia laut tanpa mengganggu aktivitas alami mereka. Sementara itu, di bawah permukaan laut, metode survei seperti time swim, photo ID, dan BRUV (Baited Remote Underwater Video) digunakan untuk mendokumentasikan kehadiran spesies secara visual dan terekam dengan jelas. Tim juga menggunakan metode Capture-Mark-Recapture untuk pari gitar (Glaucostegus typus) — spesies prioritas konservasi yang tergolong dalam status kritis (Critically Endangered) dimana spesies menghadapi resiko kepunahan yang sangat tinggi.

 

Tercatat ratusan penyu memanfaatkan wilayah ini sebagai lokasi bertelur, mencari makan, dan beristirahat. Adapun puluhan lumba-lumba yang melintas dan terlihat sedang kawinmemperkuat indikasi bahwa kawasan ini berfungsi sebagai koridor migrasi sekaligus area sosial penting bagi mamalia laut. Yang lebih menarik, wilayah ini juga teridentifikasi sebagai area pengasuhan (nursery ground) bagi pari gitar. Habitat pengasuhan seperti ini sangat krusial untuk kelangsungan hidup individu muda, karena menjadi tempat aman bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang. 

 

Selain itu ditemukan pula kehadiran spesies laut lainnya seperti hiu paus, hiu tikus, paus sperma, ubur-ubur tanpa sengat, serta ikan karang yang melimpah. Temuan ini semakin menegaskan bahwa perairan Derawan merupakan habitat penting bagi berbagai jenis spesies laut dilindungi dan terancam punah, sekaligus memiliki potensi besar untuk konservasi dan ekowisata berbasis keanekaragaman hayati. 

 

Program WWF-Indonesia di Derawan

 

Sebagai bagian dari komitmen global untuk menjaga keanekaragaman hayati laut, WWF-Indonesia telah aktif menjalankan berbagai program konservasi di Kepulauan Derawan. Fokus utamanya adalah mendukung pengelolaan kawasan konservasi perairan, perlindungan spesies laut terancam punah (ETP), dan mendukung perikanan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat lokal, serta mendorong praktik wisata yang bertanggung jawab. WWF juga akan membangun Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) guna mendukung pengelolaan limbah sampah hasil rumah tangga, maupun dari aktivitas wisata bahari. 

 

Program-program ini juga mendukung pencapaian target pemerintah tentang Ekonomi Biru, termasuk kontribusi terhadap 30% perlindungan wilayah laut Indonesia pada 2045. Dalam pelaksanaannya, WWF-Indonesia bekerja erat dengan mitra pemerintah, akademisi, dan masyarakat sebagai bagian dari pendekatan kolaboratif untuk keberlanjutan jangka panjang. Dengan menjadikan Derawan sebagai model wilayah konservasi inklusif yang juga mendukung kesejahteraan lokal, WWF-Indonesia menunjukkan bahwa pelestarian laut tidak hanya soal menjaga alam, tetapi juga tentang membangun masa depan yang harmonis antara manusia dan laut. 

 

Dukung WWF-Indonesia mendorong pengelolaan habitat kritis untuk spesies ETP di perairan Derawandemi keberlanjutan ekosistem laut Indonesia, warisan alam bangsa, dan masa depan generasi mendatang. 









Artikel ini telah dilihat sebanyak 6 kali



Please share this page

Berita



Cerita sukses perlindungan pantai peneluran penyu dari Pulau Buru, Maluku.



Melacak Jejak Spesies Laut Kunci di Perairan Derawan






Mohon Tunggu....